Adaptasi Kebiasaan Baru, Bupati Mamuju Keluarkan Perbup AKB

0
39

SULBARTERKINI.ID, Mamuju – Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 18 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Perbup pedoman adaptasi kebiasaan baru ini meliputi, kegiatan kegiatan keagamaan, kegiatan pendidikan, kegiatan sosial dan budaya, kegiatan ekonomi dan perdagangan. Selain itu, perbub ini juga mengatur kegiatan di tempat kerja, kegiatan di tempat fasilitas umum, dan kegiatan di bidang perhubungan atau transportasi.

Kabid Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju, Andi Rasmuddin, mengatakan Perbup Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru ini dibuat sebagai upaya menuju masyarakat yang aman, sehat dan produktif serta upaya mendukung keberlangsungan perekonomian masyarakat.

“Dalam seminggu ke depan, kita akan secara masif mensosialisasikan Perbup ini, lalu bulan berikutnya akan dilakukan uji coba. Kita akan kerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI,” ujar Rasmuddin melalui keterangan tertulis yang diterima Sabtu (15/8/2020).

Ia mengatakan, adaptasi kebiasaan baru bukan berarti wabah corona selesai, terlebih vaksin untuk virus ini belum ditemukan.

Rasmuddin menyampaikan, kuncinya adalah disiplin dari perorangan, dan membutuhkan kerja keras, kerja sama dari semua pihak, dan tidak hanya mengandalkan gugus tugas saja.

“Kepada seluruh jajaran yang akan ditugaskan, saya minta untuk melaksanakan tugasnya dengan seoptimal mungkin, tidak ada kata main-main dalam melaksanakan kegiatan ini,” jelas Rasmuddin.

Adapun sanksi administratif bagi mereka yang tidak mematuhi perbup ini sudah tertera dalam pasal 15 yang bunyinya antara lain :

Setiap orang atau penanggungjawab tempat kegiatan atau perkantoran wajib mematuhi ketentuan pelaksanaan AKB

Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 akan dikenakan sanksi administratif

Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat 2 meliputi :

  1. Teguran lisan
  2. Peringatan
  3. Catatan kepolisian terhadap para pelanggar
  4. Pembatasan, penghentian atau pembubaran kegiatan, atau
  5. Ijin tidak diperpanjang.

Menurutnya, aktivitas yang dilakukan ditempat umum tetap memperhatikan protokol kesehatan, menghindari kerumuman orang dan menjaga jarak minimal satu meter dan menggunakan masker.(*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here