Anggota Komisi II Ini Dorong Optimalisasi Pemberdayaan UMKM di Sulbar

0
16

SULBARTERKINI.ID, Mamuju — Anggota DPRD Sulawesi Barat, Hj. Amaliah Fitri Aras, mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan optimaliasi pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dikelola masyarakat.

Hal ini disampaikan Amaliah Aras yang merupakan Anggota Komisi II DPRD Sulbar yang membidangi Ekonomi dan Pembangunan saat dihubungi SULBARTERKINI.ID, Kamis (7/1/2021).

Menurutnya, optimalisasi pemberdayaan UMKM akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat bahkan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulbar.

“Kita dari Komisi II sangat mendukung bahkan mendorong agar Pemerintah bisa melaksanakan optimalisasi pemberdayaan UMKM di Sulbar, karena potensi daerah dari berbagai sektor sangatlah nesar, termasuk dari segi pengembangan produk khas daerah yang sangat tinggi. Dimana hal tersebut juga didukung dengan hasil alam yang melimpah,” paparnya.

Legislator cantik asal Daerah Pemilihan (Dapil) Mamuju Tengah itu juga mengatakan, bahwa potensi besar untuk mengembangkan produk khas daerah, diantaranya seperti aneka kuliner, kemudian kripik pisang, singkong dan jenis lainnya.

Tak hanya itu, berbagai kerajinan tangan hasil karya masyarakat di Sulbar juga terbilang besar. Begitupun dengan produk-produk lainnya seperti olahan coklat, kopi, dan lainnya.

“Potensi inilah yang harus bisa dijadikan peluang oleh pemerintah untuk mengembangkan UMKM kita. Salah satunya seperti UMKM yang berada di Kabupaten Mamasa dan Polman,” sebutnya.

Olehnya, Amaliah mendorong perlu adanya koordinasi dan sinkronisasi antara Pemkab dan Pemprov agar potensi tersebut bisa tergali secara optimal di semua Kabupaten di Sulbar.

Optimalisasi tersebut, sambung Amaliah, tentunya tidak luput dari permasalahan yang harus dihadapi bersama-sama, seperti merosotnya ekonomi dan pendapatan daerah selama karena dampak dari pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Sehingga saya dari Komisi II meminta agar stakeholder terkait yaitu pemerintah melakukan trobosan strategi pemasaran, seperti membiasakan pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Hal ini harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah,” jelas Amaliah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here