Aras Tammauni Serah Jabatan PLH Bupati Mateng

0
171

SULBARTERKINI.ID, MATENG– masa purna bakti priode pertama Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng) priode 2016-2021, H.Aras Tammauni – H.Muh Amin Jasa, menyerahkan jabatannya kepada pelaksana tugas harian (Pth) Bupati Mateng yang dijabat oleh Sekartaris Kabupaten (Sekkab) Mateng Askary Anwar. Rabu (18/02/21) di ruangan kerja Bupati Mateng.

Plh.Bupati Mateng Askary Anwar menjabat terhitung mulai tanggl 18 sampai tanggal 26 februari 2021, berdasarkan surat keputusan Gubernur Sulbar,No 003.06.01/301/ll/2021 tentang penunjukan Sekkab Mateng sebagai pelaksana harian (PIH) Bupati Mateng. Yang dituangkan dalam surat serah terima jabatan Bupati No.007.1/786/ll/2021.

Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju Tengah (Mateng) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) H. Askary Anwar S.sos.M.si, Resmi menjadi Pelaksa Harian (PLH) Kabupaten Mateng.

Pelaksana harian Bupati Mateng H.Askary Anwar katakan, Ini bukan Serah Terima Jabatan. Ini adalah penerapan memori sesuai instruksi mendagri.

“Terkait dengan pengambilan keputusan dan prinsip itu kami tidak bisa mengambil inisiatif, Saya hanya menjalankan tugas-tugas harian pemerintah sesuai atuaran selama menunggu waktu pelantikan” ungkapnya.

“Yang menjadi program selama beberapa hari ini yakni, Tetap semua layanan kita buka seperti biasa, Cuman kita prioritaskan semua kegiatan untuk penanganan covid 19,” urainya.

Selain itu ,Askary membeberkan angka kasus positif di Mateng terus meningkat. Olehnya itu pemerintah punya kebijakan baru yakni untuk yang bergejala harus dikarantina, sementara yang tidak bergejala dipantau oleh satgas untuk isolasi mandiri.

“Begitupun juga di desa. Satgas bisa memantau warganya yang positif atau kalau punya kesiapan didesa untuk karantina mandiri itu bisa dilakukan, karena mereka sudah terbentuk Satgas dan anggarannya melekat di APBD desa yang akan di refocusing.” terangnya.

Ia juga menegaskan, Refocusing anggaran minimal Delapan (8) Persen itu untuk penanganan dan pencegahan serta biaya oprasional. Olehnya itu jika Satgas desa mempunyai tempat untuk isolasi mandiri maka dibolehkan.

Askary berharap, angaka penularan di Mamuju Tengah menurun. “Kita upayakan tidak ada lagi yang positif dan daerah kita kembali Zona hiajau,” harapnya.(Advetorial).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here