Bahas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Pemprov Sulbar Gelar Kegiatan di Dinas Kominfo

0
136

SULBARTERKINI.ID, Mamuju – Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Dr Muhammad Idris membuka acara Sosialisasi regulasi SPBE, Rabu (11/11/20).

Kegiatan ini digelar bertempat Dinas Kominfo Persandian Dan Statistik Sulbar bertema “Memahami Kebijakan Nasional Integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk percepatan transformasi digital”.

Pada kesempatan tersebut Idris menyampaikan apresiasi terhadap para peserta yang meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini dan apresiasi kepada para narasumber yang berbagi pengetahuan dalam kegiatan ini.

Muhhamd Idris mengungkapkan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sudah berada pada era revolusi industri 4,0 dimana hampir seluruh lini kehidupan telah menggunakan teknologi dan otomatis kita harus bisa beradaptasi  Terlebih lagi ketika pandemik Covid melanda  segala terasa berubah TI sebagai media interaksi online sehingga saat ini sudah menjadi   kebutuhan dasar yang utama.

Merespon adaptasi perkembangan teknologi, Presiden RI, Jokowi Dodo telah menegaskan agar segera melakukan lompatan perubahan menuju negara yang cepat dan berdaya saing ditingkat global.

Presiden menuuturkan salah satunya dalam rangka efisiensi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat,termasuk di sektor publik. Pemerintah harus siap dan segera melakuan optimalisasi pemanfaatan TI dan komunikasi dengan menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) sesuai dengan amanat Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2019 tentang SPBE.

“Langkah percepatan transformasi digital yang ditegaskan yakni: perluasan akses, peningkatan infrastruktur digital, penyedian layanan internet, pemerintahan roadmap.transformasi digital diberbagai sektor, percepatan integrasi pusat data Nasional serta penyedian SDM talenta digital dan penyiapan regulasi skema pembiayaan dan pendanaan ujar,” sebut Idris.

Melihat kekurangan SDM yag ada di Sulbar. kedepannya Idris menjelaskan, pemanfaan tenaga PTT dapat di akomodir dengan baik. Salah satunya adalah  memberikan pelatihan sebagai peningkatan sumber daya manusia dan tentunya dapat  disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

“Jadi pemerintah dalam hal ini nantinya dapat merekrut pppk atau tenaga honor yang memiliki kualitas khususnya dalam keahlian teknologi IT, sehingga   para tenaga kontrak dapat kita berdayakan. Karna saat ini mau tidak mau kita harus berpacu dalam teknologi IT, ungkapnya.

Selain itu menurut Idris, ada beberapa kendala yang dihadapi, terutama pada kemampuan SDM dan keterbatasan infrastruktur digital utamanya didaerah pedalaman dan merupakan tantangan kedepan.

“Di Sulawesi Barat dan kita akan perkuat peran tim koordinasi SPBE yang telah dibentuk untuk mengawal prosesnya dan dibutuhkan semua peranan semua komponen baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten bahwa saat ini perkembangan zaman telah perpacu pada era digital dan kita jangan sampai tertinggal dengan daerah lain,” imbuhnya.

“Oleh karena itu saya berharap kegiatan ini kiranya menjadi sarana menyamakan persepsi untuk mengurangi ego sektoral, agar digitalisasi dapat dikerjakan lebih cepat dan bermanfaat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan masyarakat yang cerdas,sehat,produktif dan mengakselerasi daerah kita di Sulbar menjadi semakin maju dan malaqbi,”tutur Idris.

Ditempat sama, Kadis Kominfo Sulbar Safaruddin Sunusi DM menuturkan, bahwa kegiatan sosialisasi kiranya dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya  SPBE yang harus sinergik dengan semua lini. Untuk itu pemerintah tengah berupaya agar bisa memberikan pelayanan baik dalam bentuk pelatihan temtang SPBE dan berbenah diri dari segala kekurangan  baik sarana dan SDM.

“Walaupun Sulbar baru masih dalam tahap brrbenah namun kita akan terus memaksimalkan agar para OPD lainnya bisa menerapkan Sistem pemerintahan berbasis elektronik atau di singkat SPBE.” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut dihadiri,  Kadis Kominfo,Persandian dan Satistik Sulbar Safaruddin, Kabid layanan e Goverment Ridwan Djafar, para pemateri melalui video zoom yakni Hamzah Fansuri, Bambang Dwi Anggoro dan peserta dari eselon II lingkup Provinsi Sulbar serta dilaksanakan secara daring sebanyak 500 orang dari perwakilan legislatif Provinsi, Kabupaten se Sulbar,pimpinan vertikal Provinsi Sulbar ,para sekda kabupaten, kepala OPD se Sulawesi Barat dan pejabat eselon III di lingkup Provinsi.(Rls/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here