Diskominfosandi Sulbar Siap Terapkan ‘New Normal’

0
102

SULBARTERKINI.ID, Mamuju – Wacana prevalensi baru (new normal) menggelinding di tengah pandemi virus korona di Indonesia. Meski belum diputus dan diberlakukan, pemerintah daerah khususnya Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik (Diskominfosandi) Sulawesi Barat memulai persiapan.

Kesiapan tersebut adalah pembersihan dan penyemprotan disinfektan di lingkungan kerja kantor setempat, Rabu (27/5/2020).

Pembersihan dan penyemprotan disinfektan menyasar seluruh ruangan hingga bagian luar Kantor Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Sulbar.

Kepala Diskominfosandi Safaruddin Sanusi DM mengatakan, aktivitas itu adalah salah satu cara Pemprov Sulbar, khusus pada Diskominfosandi Sulbar dalam rangka penerapan new normal sesuai anjuran pemerintah pusat menerbitkan protokol kesehatan di tempat kerja, menghadapi pandemi Covid-19 etrtung dalam keputusan Menteri Kesehatan RI.

“Hal ini sesuai keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang panduan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di tempat kerja perkantoran dan industri dalam mendukung keberlangsungan usaha pada situasi pandemi,” ucap Safaruddin.

Selain pembersihan dan penyemprotan disinfektan kata Safaruddin, juga akan diadakan pengecekan suhu tubuh kepada seluruh pegawai yang ingin masuk kantor.

“Setiap masuk kantor kita harus mengecek suhu tubuh, baik ASN maupun honorer. Kalau memang suhu tubunya normal yakni 25-36 derajat celcius berarti akan diperbolehkan masuk, sedangkan bagi suhu tubuhnya yang mencapai 37-39 derajat celcius akan kita bantu dan menghubungi Dinas Kesehatan untuk ditangani,’’ tegas Safaruddin

Lebih lanjut Safaruddin menuturkan, penataan ruangan juga akan dilakukan demi menghindari adanya perkumpulan orang dalam satu tempat untuk pencegahan penularan Covid-19.

“Melalui rapat kemarin bersama staf kantor, kita akan mempersiapkan ruangan yang sudah di atur jaraknya yakni satu sampai dua meter. Jumlah pegawai yang melebihi tempat, kita atur kembali dengan cara shif – shifan, seperti ada masuk pagi kemudian ada masuk sore, agar tidak mengundang terlalu banyak orang di kantor sesuai anjuran pemerintah,’’beber Safaruddin.

Untuk pengaturan shif sambung Safaruddin, akan disesuaikan dengan kebutuhan kerja di saat itu juga.

“Ini akan di atur bidang masing-masing, staf mana yang dibutuhkan pagi dan staf mana yang dibutuhkan sore,”tuturnya.

Dalam pembersihan dan penyemprotan disinfektan tersebut, Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Sulbar, bekerjasama dengan relawan Palang Merah Indonesia.(adv/adriansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here