DPRD Dorong Pemprov Perkuat Koordinasi Antar Lembaga

0
26

SULBARONLINE.COM, Mamuju — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar mendorong pihak eksekutif agar semakin memperkuat koordinasi antar lembaga.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Sulbar, Hj. Amaliah Aras, saat dihubungi wartawan, Rabu (9/6/21).

Menurut Amaliah, peranan Forkopimda sangat penting dan straregis dalam rangka mengantisipasi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan di daerah.

“Saya berharap koordinasi antar lembaga yang terjalin selama ini terus terpelihara dan terus ditingkatkan. Begitupun komunikasi antar lembaga perlu terus dilakukan untuk konsolidasi dan tukar menukar informasi yang berkaitan dengan pemeliharaan stabilitas yang selalu kondusif di bidang keamanan, ketertiban dan politik,” kata Amaliah.

Amaliah juga mendorong, seluruh stakeholder terkait dapat memberi perhatian serius terhadap proyek-proyek strategis nasional di Sulawesi Barat, yang akan menunjang percepatan pembangunan daerah dan upaya pemulihan ekonomi nasional melalui pendayagunaan tenaga kerja.

“Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan proyek strategis Nasional di Sulawesi Barat, salah satunya pembangunan bendungan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah. Kebetulan Mateng ini adalah wilayah Dapil saya. Sehingga, saya tahu persis ini sangat penting,” ungkapnya.

“Saya juga berharap sinergitas dan keharmonisan antar semua unsur dan pihak terus dipelihara untuk kedamaian dan ketenangan dalam melaksanakan pembangunan terus gairah dan semangat masyarakat dalam kehidupan demokrasi yang saling menghargai perbedaan, merawat kebersamaan dalam keberagaman untuk Provinsi Sulawesi Barat yang maju dan malaqbi,” harap Amaliah menambahkan.

Jika sinerji berjalan dengan baik, maka proses dan kerja-kerja pembangunan dapat tercapai dengan baik. Oleh sebab itu, diharapkan peran Pemprov yang paling utama, bagaimana meramu sinerji ini.

“Jadi sekali lagi, sinerji harus terus diperkuat dan dipelihara. Karena tantangan kita sangat besar saat ini setelah gempa bumi yang terjadi di daerah kita. Butuh kerja keras dan sinerji,” pungkas Amaliah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here