DPRD Sulbar Desak Pemprov Serius Tangani Covid-19

0
13

SULBARTERKINI.ID, Mamuju — Perkembangan Corona Virus (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Barat kian memprihayinkan. Hingga Sabtu (12/9/20), jumlah kasus positif Covid-19 di Sulbar sebanyak 462 orang.

Rinciannya, sebanyak 338 orang yanh sudah sembuh, 44 orang dirawat, 71 isolasi mandiri, dan 7 orang yang meninggal dunia.

Penambahan kasus yang trendnya semakin menanjak ini mestinya ada langkah serius dan taktis dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

“Kita semua sangat prihatin karena jumlahnya setiap hari bertambah cukup tinggi. Makanya perlu keseriusan pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam melakukan percepatan dan penanganan Covid-19 ini,” tegas Anggota DPRD Sulawesi Barat, Hj. Amalia Fitri Aras, kepada wartawan, Sabtu (12/9/2020).

Menurut Amalia, sejauh ini Pemprov Sulbar telah melakukan penanganan, utamanya dampak dari Covid-19 ini. Namun, upaya pencegahan yang belum optimal di masyarakat. Pencegahan harus diutamakan.

“Supaya tumbuh kesadaran masyarakat. Karena saya lihat, trend kasus positif semakin meningkat, tetapi kesadaran warga ini cukup rendah. Bayangkan, banyak orang keluar rumah tidak menggunakan masker. Ditambah lagi, mereka tetap tidak peduli berada di kerumunan. Kita khawatir kluster-kluster baru bermunculan,” jelas Amalia.

Sebagai bukti keseriusan, Politisi muda asal Partai Demokrat ini juga meminta Pemprov Sulbar untuk bersinerji dengan Pemkab. Dengan begitu, dalam menekan jumlah yang terpapar Covid-19 bisa terwujud. Apalagi jika dilakukan secara serius dengan melibatkan lintas lembaga.

“Ada beberapa Kabupaten yang sudah zero, ada juga yang trendnya semakin naik. Olehnya itu, butuh kerja sama dan sinerji yang baik. Covid-19 ini harus jadi lawan kita semua. Saya juga aktif melakukan sosialisasi untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat agar kita semua dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” tutup Legoslator cantik asal Dapil Mamuju Tengah ini. (Adv).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here