Habsi Wahid beberkan Visi-Misi Program Prioritas di Periode Kedua

0
65

SULBARTERKINI.ID, Mamuju – Calon Bupati Mamuju, Habsi Wahid menggelar kampanye terbatas di Desa Tadui, Kecamatan Mamuju. Minggu (10/10/20).

Dihadapan masyarakat Tadui, Habsi Wahid yang Kembali dipasangkan Irwan SP Pababari bernomor urut dua, menyebut empat visi dan misi yang menjadi prioritasnya di periode kedua.

Disambut ramai masyarakat Tadui, Habsi Wahid didampingi sejumlah tokoh dan tim sukses diantaranya anggota DPD RI, Almalik Pababari, anggota DPRD Sulbar, H.Damris, wakil ketua DPRD Mamuju, Andi Dodi Hermawan, Tokoh masyarakat Sulbar, Ismail, Tokoh Agama kabupaten Mamuju, H. Amran HB.

Habsi Wahid mengatakan prioritas utama yang akan dilaksanakannya di Periode kedua bersama pasangannya yakni Irwan SP Pababari adalah melanjutkan programkan yang telah berjalan selama 1 periode kepemimpinanya.

Selain itu, ada empat empat Program prioritas baru yang merupakan hasil evaluasi dari program yang telah berjalan selama kurun waktu lima tahun ini dan akan menjadi program andalan di periode selanjutnya.

Empat program tersebut yakni pembangunan jalan satu Kilometer pertahun, penyediaan dan pemerataan sarana Air bersih, listrik dan jaringan telekomunikasi di semua Desa, kenaikan gaji untuk perangkat daerah, serta pembangunan dan rehabilitasi Rumah Ibadah.

“Program ini sudah berjalan di lima tahun periode pertama Saya dan pak Irwan. Untuk periode kedua, kami akan sempurnakan karena siapapun pemimpin daerah tidak bisa menyelesaikan seluruh permasalahan di Mamuju ini hanya rentan waktu lima tahun,”ujarnya.

“Saat yang lain masih berjanji, kita sudah membuktikannya. Dan Insha Allah diperiode berikutnya kami akan Melanjutkan yang sudah baik serta menyempurnakan yang belum sempurna, agar masyarakat bisa merasakan hasilnya,”terang calon bupati nomor urut dua ini.

Pada kesempatan tersebut, Habsi Wahid juga menyinggung terkait berbagai isu yang menyerang dirinya dan pasangannya, melalui berbagai berita dan tuduhan yang tidak benar dan tidak dapat dibuktikan.

“Kami di fitnah melakukan berbagai pelanggaran untuk menjegal kami untuk melayani masyarakat kami dengan memberikan 41 bukti pelanggaran yang tidak kami lakukan.

“Namun akhirnya dalam musyawarah terbuka yang digelar oleh Bawaslu Mamuju, kami berhasil mematahkan seluruh tuduhan itu hanya dengan 27 Bukti, ditambah keterangan saksi dan saksi Ahli,”ungkap Habsi disambut gemuruh sorak masyarakat dengan teriakan lanjutkan Dua Periode.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here