Survei Fantastis Habsi-Irwan 65,9 Persen, Amran Yakin Capai Target

0
342

SULBARTERKINI.ID, Mamuju – Elektabilitas Habsi-Irwan di pilkada Mamuju yang dirilis Jaringan Suara Indonesia (JSI) sebesar 65,9 persen. Angka fantastis ini diyakini bertambah bahkan mencapai target petahana 75 persen.

“Angka 65 ini masih sangat berpeluang naik di angka 70 dan tidak akan berkurang, bahkan mencapai target,” sebut juru bicara koalisi kerakyatan Habsi-Irwan, Amran HB, kepada Wartawan, Jumat (13/11/20) malam.

Amran HB membeberkan, minus pilkada dengan jarak waktu 26 hari, masyarakat yang memilih diam dan masih ragu-ragu tetapi melihat fenomena politik cenderung beralih di kelompok pemenang.

“JSI merilis angka ini, swing voters masih ada sekitar 17,3 persen, sesungguhnya psikologi politik ini yang di tunggu,” hitungnya.

Amran menjelaskan, sangat kecil kemungkinan membuat hasil survei menurun bahkan tak ada, sebab tawaran visi-misi Habsi-Irwan lebih rasional. Namun ia mengaku, tim paslon nomor urut dua tidak terlena dengan hasil survei.

“Coba kita lihat, arah berfikir masyarakat pun akan semakin mengerucut ke Habsi-Irwan. Program yang lebih ideal, karena pemetaan masyarakat sudah sangat jelas. Tetapi kami akan tetap melakukan gerakan untuk lebih meyakinkan masyarakat dengan hasil survei yang sudah terukur,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa lembaga survei mempunyai metodelogi, manajemen, dan proses pelaksanaan yang jelas lembaga survei dalam bekerja.

“Survei itu adalah salah satu kegiatan ilmiah memiliki metodologi jadi tidak sembarangan, sehingga hasil yang dirilis lembaga survei bersangkutan bisa mempertanggungjawabkan angka-angka tersebut, secara teoritik surveyor itu menggunakan kerangka ilmiah, sehingga dalam pendekatan statistika angka ini akan memberikan jawaban 99 persen bisa dipretanggungjawabkan secara akademik,” sebut Amran.

Sebelumnya, Wakil Direktur Eksekutif JSI Popon Lingga Geni membeberkan sebanyak 17,3 persen pemilih belum menentukan sikap. Di angka ini, terbagi menjadi dua pemilih yang secara rinci sebanyak 13 persen belum memutuskan pilihan, dan tidak menjawab 4,3 persen.

“Jadi anti suited voters atau kecocokan pemilih yang belum memutuskan itu 17,3 persen. Untuk hasilnya menurut saya cukup tinggi selisihnya dengan angka 31,8 persen, Habsi Wahid dan Irwan Satya Putra Pababari memiliki peluang memenangkan pilkada pada 9 Desember nanti,” hitungnya. (adr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here