Ribuan Calon Jamaah Haji Sulbar Dipastikan Batal Berangkat Tahun Ini

0
294

SULBARTERKINI.ID, Mamuju – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Barat, memastikan ditundanya pemberangkatan ribuan Calon Jamaah Haji dari enam kabupaten di Sulbar.

Kepala bidang Haji Kantor wilayah Kemenag Provinsi Sulbar, Suharli menjelaskan, pembatalan pemberangkatan CJH tahun ini, dilakukan dengan pertimbangan atas keputusan pemerintah yang tidak memberangkatkan jamaah haji ditengah pandemi virus Covid-19.

“Jadi kita punya jamaah itu, yang kuotanya 1442 terpaksa tertunda untuk tahun 2021,” ungkap Suharli, Via WhatsApp, Rabu,( 3/6/20).

Keputusan tersebut kata Suharli, juga dinilainya sebagai upaya pemerintah dalam mengedepankan keselamatan jiwa para CJH, sehingga keputusan dari Kemenag-RI itu, dianggapnya sudah sangat tepat.

“Tapi itu kan lebih diutamakan keselamatan jiwa, saya kira tepat sekali ini Menteri agama,” sebutnya.

Suharli menjelaskan, potensi Calon Jamaah Haji (CJH) di tahun berikutnya diprediksi bakal membeludak dikarenakan jamaah haji tahun sebelumnya batal diberangkatkan ditambah antrian jamaah haji tahun depan. Namun meski begitu, tetap sesuai kuota ditetapkan pemerintah.

“Kalau kuota tahun 2021 kurang dari kuota tahun ini, maka otomatis ada yang tidak berangkat tentu berdasarkan urutan pendaftaran, tetapi kalau tahun depan melebihi kuota tahun ini, maka jamaah haji tentu menyesuaikan kuota yg ditetapkan oleh pemerintah, berarti ada sebagian berangkat jamaah haji yang kuota 2022 ditarik sesuai urut pendaftaran ke 2021,” terangnya.

Suharli mengatakan, soal jatah penambahan kouta secara nasional diluar jumlah reguler, pemerintah belum memastikan akibat pendemi covid. Ia menuturkan, lebih awal seperti tahun 2019 penambahan jamaah haji diluar jumlah reguler sekira 315 orang di Sulbar.

“Tahun kemarin kuota 1447 ada tambahannya sekitar 315  klo saya tidak salah, jadi jumlah kuota keseluruhan 1762 , ini diluar reguler,” ujarnya.(adr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here