Komisi II Minta TPID Sulbar Bekerja Optimal Tekan Inflasi

0
36

SULBARTERKINI.ID, Mamuju – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulbar agar bekerja maksimal menekan laju inflasi.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi II DPRD Sulbar, Hj. Amalia Fitri Aras, saat dihubungi SULBARTERKINI.ID, Rabu (12/2/2020).

Menurutnya, pada Tahun 2019, seringkali terjadi inflasi atau fluktuasi kenaikan sejumlah komoditi dan bahan pokok di pasaran. Dikhawatirkan, kondisi tidak terpantau secara maksimal.

“Misalnya, di Sulbar khususnya Mamuju sempat menempati urutan ke 12 dari 72 kota se Indonesia yang mengalami inflasi. Meskipun tidak signifikan tapi ini perlu mendapat perhatian,” kata Amalia.

Inflasi yang terjadi di Mamuju, lanjut Amalia, itu terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh peningkatan indeks harga pada sejumlah kelompok pengeluaran.

“Olehnya TPID khususnya Biro Ekbang, Perdagangan dan OPD terkait harus bersinerji membaca data yang disuguhkan oleh Badan Pusat Statistik Sulbar dan Bank Indonesia. Kita dorong agar ada upaya untuk menekan laju inflasi kita,” harapnya.

Legislator muda asal daerah pemilihan Mamuju Tengah (Mateng) inipun berharap ada inovasi bersama guna menekan inflasi. Pasalnya, inflasi yang stabil dan rendah membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau inflasi terus maka ini mengkhawatirkan. Penduduk miskin kita sangat rentan terhadap kenaikan harga, khususnya harga kelompok makanan. Sehingga kita di Komisi II juga akan terus mendorong ini, dan TPID dan Pemprov dapat memantau di pasaran,” tutup Amalia. (Adv). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here