KPU Mamuju Menunggu Juknis Pasien Covid 19

0
181

SULBARTERKINI.ID, Mamuju– Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mamuju, Hamdan Dangkang menyatakan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) tetap akan mendata pasien positif Covid 19.

Namun, untuk sementara KPU Mamuju menunggu Petunjuk teknis (Juknis) dari KPU Pusat mengenai aturan dan mekanisme pelaksanaan pencoblosan pasien positif Covid.

“Kalau untuk pasien covid yang dikarantina PPDP tidak akan mendatangi di rumah sakit cukup keluarganya yang memberikan KK, dengan fotocopy KTP, cukup itu saja yang di daftar,”ucap ketua KPU Mamuju, usai menghadiri Workshop Election Reporting, di Almira Cafe, Selasa, (21/7/20).

KPU Mamuju belum melakukan Koordinasi di Gugus tugas, sebab sejauh ini opsi isolasi mandiri pasien covid di Mamuju tak ada.

“Kami belum melakukan koordinasi dengan gugus tugas, dan juga memang tidak ada yang memilih isolasi mandiri, setau kami seluruh pasien positif itu di karantina,”ungkapnya.

KPU Mamuju dalam tahapan coklit data pemilih tetap melaksanakan protokol kesehatan. Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) yang telah disediakan, baik itu masker, pelindung wajah, kaos tangan, selalu membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak.

“Untuk coklit kami sudah bekali PPDP, kami juga sudah lakukan bimtek, simulasi juga sudah kita laksakan pada saat bimtek, yang jelasnya mereka itu menggunakan APD yang lengkap,”jelasnya.

“Kami juga mengupayakan PPDP, kalau ke rumah warga cukup di teras rumah kalau ada terasnya, tanpa ada kontak langsung, bisa juga masyarakat itu cukup menempel KK nya, dengan fotocopy e-ktp,”sebutnya.

Saat ini, KPU Mamuju telah merekrut 736 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih, yang bertugas sejak 15 Juli 2020 hingga 13 Agustus 2020.(adr).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here