PDIP Sulbar, Bakal Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Pilgub

0
47

SULBARTERKINI.ID, Mamuju – Fraksi PDIP DPRD Sulbar sudah mulai menyusun kekuatan untuk menghadapi Pilgub Sulbar. Hal ini dilakukan sejak dini karena Ketua DPD PDIP Sulbar Agus Ambo Djiwa akan bertarung di pilgub.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulbar, Rayu, mengemukakan, kekuatan penuh harus disiapkan karena PDIP tidak ingin bertarung setengah-setengah. Segala perencanaan dan strategi dalam bertarung harus dimatangkan.

“Target kemenangan adalah harga mati. Apalagi ketua kami yang langsung turun bertarung, makanya kami tak akan setengah-setengah. Ketua Kami Agus Ambo Djiwa adalah calon Gubernur Sulbar dari PDIP,” ujarnya, Kamis (17/12/2020).

Ketua Komisi III DPRD Sulbar ini menambahkan, modal kemenangan di tiga kabupaten pada pilkada tahun 2020 menjadi kekuatan besar untuk menghadapi pilgub nanti. Calon yang diusung oleh PDIP menang di Pasangkayu, Mamuju, dan Mamuju Tengah.

“Kemenangan di pilkada tahun ini tentu menjadi modal besar dan menjadi kekuatan untuk menghadapi pilgub. Kita belum tahu kapan pastinya pelaksanaan pilgub apakah tahun 2022, 2023, atau 2024. Beda waktu, tentu beda strategi. Tapi, pada dasarnya kita harus siap kapan pun pilgub itu dilaksanakan,” kata Rayu.

Seluruh anggota Fraksi PDIP pun akan mendapatkan tugas untuk menangani daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Anggota Fraksi PDIP di DPRD Sulbar berjumlah enam orang dan berasal dari enam dapil di Sulbar.

“Anggota Fraksi PDIP ada enam orang. Kami hanya minus di Mateng (Mamuju Tengah). Kami ada dari Polman, Majene, Mamuju, Mamasa, Pasangkayu. Tentu, tiap anggota akan turun di dapil masing-masing. Mereka tentu punya pengaruh di dapil masing-masing karena terbukti bisa terpilih menjadi anggota dewan,” ungkap Rayu.

Secara umum, kata Ketua Komisi III DPRD Sulbar, ini, pihaknya sisa menunggu perintah atau instruksi dari Ketua PDIP Sulbar untuk bergerak. Yang jelas, seluruh anggota Fraksi PDIP akan ikut pada perintah dan kebijakan pimpinan partai.

Sebelumnya, Ketua PDIP Sulbar Agus Ambo Djiwa, menyatakan, PDIP tentunya akan selalu memprioritaskan kader dalam event politik seperti pilkada.

“Saya akan ikut pada perintah partai. Menghadapi Pilgub Sulbar tentu kita harus siap. Jika partai memerintahkan kita ikut, maka wajib ikut. Jika ada kader yang bertarung, maka tentu seluruh kader harus solid dan sama-sama bertarung untuk menang,” kata Bupati Pasangkayu dua periode ini.

Ia menambahkan, kemenangan 75 persen di pilkada tahun 2020, tentu menjadi modal kekuatan besar untuk menghadapi pilgub nanti. Pemetaan wilayah pun sudah dilakukan untuk mengukur plus minus kekuatan di suatu wilayah.

“Kami sudah melakukan survei awal. Kami juga sudah menjalin komunikasi dengan partai-partai lain. Setidaknya sudah ada dua atau tiga partai yang siap bersama-sama kami di pilgub. Sisa tunggu waktu yang tepat saja dan kita langsung action dan fight,” ungkap Agus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here