Pembatasan Transportasi, Tak Ber-KTP Sulbar Harus Putar Balik

0
206

SULBARTERKINI.ID, Polman – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulbar, Kombes Pol I Made Darmadi Giri, memantau posko perbatasan Provinsi Sulbar dan Sulsel, tepatnya di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar (Polman), Kamis (7/5/2020).

Hal ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masuk ke Provinsi Sulawesi Barat.

Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol I Made Darmadi Giri mengatakan, sesuai perintah Kapolri maka setiap perbatasan diterapkan pembatasan transportasi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

”Kalau pun ada warga yang masuk, lantas tujuanya tidak jelas maka akan disuruh putar balik, kalau pun ada warga Polman yang mau masuk maka sepulangnya itu harus dikarantina dulu,” tegas I Made

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Polman, AKP Rusli Said mengatakan, pemantauan Dirlantas Polda Sulbar sekaligus memastikan kesiapan Posko di perbatasan Polman dan Pinrang guna mengantisipasi transportasi yang masuk ke Sulbar. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Oleh sebab itu, kata Rusli, petugas kepolisian bersama dengan Dinas Perhubungan dan Pemkab Polman berkunjung ke posko untuk memastikan kesigapan petugas.

“Polman merupakan daerah perbatasan Sulsel dan Sulbar, sehingga kegiatan di pusatkan di Kabupaten Polman. Dan bagi warga yang masuk yang bukan KTP Sulbar, maka akan disuruh kembali ke tempat asalnya,” tegas Rusli.

Pembatasan Ini akan diterapkan 10 hari kedepan di bulan ramadan mengingat lonjakan transportasi meningkat dan
pasti bergerak.

“Kami akan memperketat posko wilayah perbatasan, sambil menunggu perintah selanjutnya. Sedangkan apabila ada warga Polman atau Sulbar yang keluar wilayah, kalau pulang harus dikarantina dulu selama 14 hari oleh petugas gugus,” jelasnya.

Sekadar diketahui, pemantauan Dirlantas Polda Sulbar itu juga dihadiri oleh Kalaksa BPNPB Sulbar, Kalaksa BPBD Polman, Kadis Perhubungan Polman dan Asisten II Pemkab Polman serta beberapa Personil Polda Sulbar dan Polres Polman.

Dari pantauan tersebut, ditemukan 3 warga dari luar Sulbar yang disuruh putar balik lantaran mereka mau masuk ke daerah Sulbar. (Editor:Iqbal).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here